Jumat, 2 Juli 2021
PIKET KOPERASI
Hari ini jumat kegiatan seperti biasa. di agi hari. Saya pagi ini telah bersiap lalu berangkat ke sekolah. Dengan motor saya melaju menuju sekolah. Di jalan sepi , Namun udara pagi ini sangat segar. Saya melaju dari Sraten menuju Ledok. Tak lama kemudian sampailah saya di sekolah. Saya amenandatangani surat yang belum saya tandatangani. Termasuk sudah ada perjannjian dengan orang tua siswa yang mendaftarkan putrinya dikelas III. Untuk memberikan surat balasan kalau siswa baru kelas III itu sudah diterima.
Di sekolah Mas Dimas Raka B, Mbak Radhita dan ibu Ari Sulistiani sudah datang lebih dahulu. Aku sapa mereka . Alkhamdulillah. Saya hari ini juga mempunyai rencana ke Bank untuk mengambil uang di BPD. Mengambil uang BOS di BPD untuk SD Negeri Ledok 07. Sedangkan untuk SD Negeri Ledok 02 belum tahu karena catatan keuangan ada di bu Tutik dan bu Tutk masih terpapar Covid (Isolasi di Rumah). Saya sedikit berbincang dengan teman . Tentang rencana pembongkara ruang kelas .
Tak lama kemudian pak Eko Supriyadi SD Ledok 07 dataang dan membicarakan sesuatu yang saya tak berani mengungkapkan. Saya berdoa semoga pak Eko menerima dengan ikhlas karena belum rezekinya. Kita syukuri bahwa selama ini telah menjadi guru yang baik untuk peserta didik , sekolah dan keluarganya. Menjadi guru adalah pahlawan pendidikan. Kita wajib bersyukur. Sabar dan ikhlas dalam menghadapi permasalahan. Harus lego legowo. Kita ambil segi positif dan juga segi negatifnya.
Setelah pak Eko pulang kembali ke sekolah. Bu Diah datang menyampaikan laporan keuangan, Kebutuhan dalam bulan ini bulan Juli dan kamipun segera ke Bank untuk mengambil uang BOS. Setelah semua beres bu Diah mau mendahului ke BPD. Dan saya nanti akan menyusul. Saya menyelesaikan pekerjaan di sekolah sebentar.
Tak lama kemudian saya buka hp ternyata bu Diah sudah berada di BPD mendapatkan No. antrean 110. Dan sekarang no.82. Saya sedikit pelan . Dan bersiap berangkat ke BPD. Sampai di BPD sudah urutan ke 105. Alkhamdulillah menunggu hanya sebentar. Tibalah panggilan no 110. Saya tetap duduk. Teller menanyakan KTP Dan oleh Ibu Diah disodorkan. Saya tetap duduk hanya mengajungkan jari. Akhirnya uang sudah diterima oleh bu Diah. Saya dan bu Diah keluar. . Bu Diah langsung pulang dan saya kembali ke sekolah untuk menyelesaikan pekerjaan.
Sampai di sekolah saya baru mau buka laptop ada telpon ternyata mbak Tami bahwa ada anggota koperasi yang mau pinjam. Namun tidak tergesa-gesa. Saya ijinkan tapi karena saya belum bawa uang maka saya tangguhkan . Besok Senin akan saya antar karena jumlah sdikit. Dan saya di tanya ke koperasi atau tidak. Saya mengatakan saya akan ke koperasi dan ini baru mau siap-siap barangkat.
Setelah siap saya berangkat menuju ke Kopersi. Baru mau berangkat mas Arif penjaga di SDku mengatakan bahwa mas Arif menaruh buah sirsat di motor saya. Alkhamdulillah. dapat buah gratis. Saya ucapkan terimakasih.
Akhirnya saya berangkat ke koperasi. Dan sampailah saya di koperasi. Sebelum masuk pak Topik Koperasi ijin karena mau Jumatan. Menunggu saya karena mbak Indah ijin hari ini akan swap ( Pak Teguh sudah hilang penciumannya ) Oh semoga hasil swap negatif.
Saya menemani mbak Tami di Koperasi. Sambil berbincang-bincang tentang teman di Face book yang beraneka macam . Sungguh sesuatu pengalaman . Semoga kita bisa mengambil segi positifnya yang sehat dalam pergaulan di dunia maya. Aamiin.
Tak terasa waktu begitu cepat . Pak Topik sudah pulang dari Juamatn . Lama-lama batas waktu toko tutup. Akhirnya toko ditutup dan kamipun pulang ke rumah-masing-masing. Sampaai di rumah saya melihat rumah almarhum bapak Imam Basuki yang meninggal bersamaan dengan istri/ Ibu Hartati ada kotak. Semoga Bapak Imam Basuki dan Ibu Tatik diterima oleh Allah SWT dan yang ditinggalkan menerima dengan tabah, kuat ikhlas dan sabar. Aamiin. Maka saya sampai di rumah bergegas memasukkan uang amplop dan saya berangkat ke rumah alm pak Imam/ Ibu Tatik dan ku masukkan ke dalam kotak . Sekedar sebagai rasa peduli kami.. Lalu saya kembali ke rumah
Sampai di rumah sayapun langsung mandi berganti baju sholat dan istirahat makan selat yang dibelikan oleh anak. Begitu nikmat. Namun bumbu saya ganti dengan sambel kacang . Jadinya seperti gado-gado. Selesai makan istiraahat dan menunggu azar. Setelah sholat azar saya merebahkan badan dan tidur. Betapa nikmat tidur sore ini. Melepas capek. Kata suami efek vaksin Covid-19 ke dua. Ah.. tidak ya cuma capek dikit. Saya menikmati tidur.
Terdengar saya dipanggil suami ternyata sudah magrib, Sayapun bangun segera sholat magrib. Lalu saya lanjutkan baca Al Quran sampai isak dan sholat. Lalu saya kembali tidur kembali.
Alkhamdulillah kenikmatan istirahat S
Komentar
Posting Komentar