KEGIATAN KE SEGIRI SUMBER
Hari ini Minggu. Aku tetap bangun seperti biasa pukul 03.00 melaksanakan sholat tahajut dan sambil menunggu subuh saya membereskan pekerjan di dapur.. Hari Minggu biasanya saya ada kegiatan badminto, senam , dan kegiatan lain. Kali ini saya ijin tidak melakukan kegiatan olahraga badminton dan senam karena pagi jam 07.00 ada kegiatan mbesan tetangga yang punya hajat. Maka saya mempersiapkan diri dengan mempersiapkan baju untuk saya dan suami. Baju kembar tiga macam saya siapkan. Dan suami saya suruh memilih. Ternyata setelah memilih yang motif mega mendung warna biru. baju, kerudung, sandal, asesoris dan perlengkapan lainnya juga saya siapkan.
Sambil menunggu pukul 07.00 WIB saya menyelesaikan pekerjaan lain, mencuci, menyiran tanaman, menyapu, melantai dll, saya kerjakan. Pukul 0645 saya segera bergegas mandi, berganti dan sedikit berdandan. Pukul 07.00 selesai dan saya sudah siap untuk berangkat.
Sambil menanti suami , saya ke rumah yang punya kerja. untuk menyampaikan pesan , agar dapat membantu membawakan seserahan ke besan nanti, Ternyata di rumah sudah ada beberapa tamu peserta untuk ikut sedang sarapan. Saya disuruh sarapan. Karena saya sudah sarapan saayur daun singkong saya menolak. Karena sudah kenyang. ADa pesan dari tun rumah jika snak tidak dimakan, disuruh untuk membawa. Maka saya membawa 2 untuk saya dan suami. Saya bawa pulang.
Saya pulang dan suami juga sudah pulang dari membeli bensin. Ternyata barang seserahan sejumlah 5 kotak sudah dimasukkan di mobil. . Saya ambil tas, dan berganti sandal, saya menuju ke rumah yang punya hajat.
Di rumah yang punya hajat sudah berkumpul banyak orang . Yang belum sarapan disuruh untuk sarapan. Tak lama kemudian tuan rumah menyapaikan pesan untuk siaap berangkat menuju ke Sumber Segiri kecamatan Pabelan. . Juga menyampaikan rute yang akan dilalui beriringan. Dan dilanjutkan berdoa keselamatan dari awal hingga akhir.
Setelah selesai semuanya kami siap berngkat menuju mobil masing-masing yang sudah disiapkan . Saya naik mobil bersam suami ditambah Bp/ Ibu Sudarminto dan Bp/ Ibu Bayu. Kami berenam. Suami yang mengemudikan. . Mobil berurutan satu dengan yang lain. Kami menuju jalan raya. Bismillah......
Di jalan raya sepanjang jalan Imam Bonjo lumayan cukup ramai, karena hari Minggu banyak yang sedang bersepedaan . Sehingga kami pelan. Kami masih saling beriringan. Sampai di sebelah Ramayana juga masih berurutan, Namun setelah sampai Kalibening kami ketinggalan yang didepan. Dengan mantap kami melaju naik Ujung-ujung menuju ke Sumber Di pertigaan kami binggung . Beloknya kemana. Akhirnya kami terus melaju menuju arah Dadap Ayam. Kenapa tidak ada gang yang belok kiri. Ehhh jalan kita salah. . Lalu beerhenti dan diberi tahu kita harus balik. Maka kami balik belok ke arah Suruh. Ehhh ternyata salah lagi. Balik lagi. Menuju ke arah SMA Pabelan. Tak lama kemudian serlok dari pak Suyanto datang. Mantap deh jalan benar. Tak lama kemudian dijemput putra nya pak Badri. Nah sampailah. karena juga dijemput remaja sekitar untuk menjemput kami.
Selang beberapa menit sampilah kami di arena mempelai wanita. Alkhamdulillah walau jalan penuh liku-liku dan tersesat dua kali. Kami turun dan mengeluarkan barang yang kami paangku satu persatu. Dan alkhamdulillah masih ada teman yang turun dari mobil lain. . Kami berjalan wooo jalannya naik. Ya kami jalan perlahan-lahan menuju tempat yang sudah disediakan untuk keluarga besan. Barang kami taruh di dekat arena pelaminan pengantin. Karena belum ada meja.
Lalu kami duduk disebelah salon besar tumpuk tiga. Terbang berkumandang mengalunkan lagu-lagu Islami. Bunyi tambur dan bas yang menggetarkan jantung. Maka saya pindah tempat duduk yang sedikit agak jauh dari suara, namun ya masih menggetarkan jantungku. Walau terdengar suar nyanyian sangan indah dan merdu.
Kami menunggu saat-saat akad nikah, namun karena naib si pengulu belum hadir kami masih menunggu. Karena waktu sudah siang pelaksanaan resepsi di balik dan nanti setelah penghulu datang acara di hentikan untuk dilaksanakan akad nikah. Pembawa acara membacakan acara dari awal hingga akhir. Calon Pengantin wanita didudukkan di pelaminan dengan diantar perias. Berdandan ala Lampung . Calon Pengantin perempuan tampak cantik, mungkil dan kecil . Tak lama kemudian Calon pengantin laki-laki keluar dan ditemani adik laki-laki menuju ke tempat pelaminan. Lalu dilanjutkan penyerahan mahar dan seperangkat alat sholat dan permohonan doa restu dari calon pengantin kepada ke dua orang tuanya.Betapa kasihnya ibu kepada anaknya . Saya membayangakan sesuatu yang pernah terjadi dalam diri saya sewaktu dimintai doa restu anak saya . Hampir air mata menetes , namun saya tahan . Ehh malu. Begitulah perasaan wanita jika ada sesuatu yang mengharukan terkadang ikut terbawa .
Serah terima Calon pengantin dari pihak laki-laki oleh pak Lurah Sraten (Pak Rochmad/) kepada keluarga Calon mempelai Wanita. Dan jawaban penerimaan calon pengantin wanita. . Katrena belum resmi. Jadi sedikit hambar . Namun semua dapat terlaksana dengan baik
Tak lama kemudian datang seseorang dengan membawa tas yang dikalungkan dileher dan berjalan dari atas menuju ke arena pernikahan . Duduk di luar. Tak lama kemudian di dekat pelaminan pengantin dibawa meja putih berukir yang dibawa oleh dua orang petugas. dan juga kursi yang kan digunakan untuk tempat duduk. Ternyata orang yang datang membawa tas yang dikalungkan tadi bapak yang akan menikahkan calon pengantin. Alkhamdulillah pak naib sudah datang eeeh ternyata yang datang ini pengganti pak naib karena hari ini pak naib asli mengija kobulkan di empat tempat.
Pak pengganti naib membrefing calon pengantin laki-laki dan setelah beres cek-mengecek data dan saksi selesai langsung di laksanakan ijab khobul. Alkhamdulillah sekali ucap Calon Pengantin laki-laki lancar , membaca njanji suami kepada istri. Alkhamdulillah sekarng sudah syah sebagai suami istri Inilah acara yang dinanti-nanti dari ke dua keluarga bahwa syahnya ikatan keluarga adalah ijab kobul. Akhirnya dilanjyutkan dengan penandatanganan surat dan penandatangan saksi . AKhirnya ijab kobul ditutup dengan doa . Alkhamdulillah.
Acara dilanjutkan dengan Pambagyo harjo atau sambutan tuan rumah , kemudian Ular-ular dengan initinya adalah M5. M 5 itu terdiri dari : . Mengayomi,/ melindungi 2. Menafkahi, 3, Memberikan anak, 4 Memberikan tempat tinggal dan memberikan petunjuk/ membimbing/ Imam dalam keluarga. ' Wejangan ini hanya dilksanakan 15 menit karena waktu sudah hampir pykyl 12.00. Waktunya sholat dluhur. Dan benar yang diutarakan waktu memberikan wejangan hanya 15 menit dan ditutup dengn doa bersama. Dan pulang kembali ke rumah masing-masing.
Perjalanan pulang lancar. Karena sudah mengangan-angan sampai tujuan. Hanya tinggal pulang. Di tengah perjalan yang sempit berpapasan dengan sebuah truk besar dan kami berhenti. Karena di sebelah kiri jalan sempit. Ehhh truknya berhneti kita disuruh minggir. Padahal kita sudah mepet . Di sebelah kiri jalan berlubang lebar. Maka oleh pak Bayu (Pak Polisi Intelegensi) disuruh suamiku disuruh diam . Karena di ebelah kirinya truk jalan masih lebar. Akhornya truk berjalan perlahan dan kita juga was-was jalan perlahan. AKhirnya plong selesai. Dan kita kembali melaju dengan kecepatan normal. . Sambil berbincang dengan teman se mobil . Tak terasa kami sampai ke Perumahan . Kami menurunkan pak Sudarminto dan istri lalu sambil putar kami menurunkan pak Bayu dan istri. Alkhamdulillah kami sampai rumah dn memasukkan mobil ke garasi.
Sampai di rumah . Saya buka pintu pagar besi. Menuju pintu dan membuka pintu rumah. Ternyata rumah terkunci dan anak tidak ada di rumah. Saya tak membawa kunci rumah. Saya bertanya kepada suami bawa kunci atau tidak. Ternaya suami bawa kunci namun jadi satu dengan kunci mobil. Maka saya menunggu di luar rumah sambil duduk di kursi teras. . Menunggu suami selesai parkir mobil.
Begitu selesai suami selesai parkir mobil. Suami membuak pintu dan masuklah kami ke dalam rumah. Kami lihat di meja ada dua kardus kue buatan Virgin. Batin saya . Kue ini dari mana? Pikiran melayang apa dari Pak Yusan yang rumahnya di SEmarang dan punya rumah yang dikontrakan di depan rumah ? Coba tanyakan . Suamiku menanyakan keberadaan anak saya Nia dan menanyakan asaal kue di meja. Ternayat anak saya prgi ke rumah teman di Banjaran dan benar ternyata dari pak Yusan . . Ohh kenapa kalau datang tidak memeri kabar. Kalau memberi kabar kami bisa memberi tahu kalau kami hari ini ada acara menghadiri pernikahan/ besan tetangga. Yaah. tak apalah, Terimakasih pak Yusan telah membawakan kue.... Semoga rezeki kel pak Yusan mendapaatkan balasan dari ALlah SWT, melimpah ruah. Aamin
Kami lansung berwudhu dan melaksanakan sholat dluhur . Dan saya pamit suami mau membayar arisan ke rumah pak Purwanto. Lalu kami amit dan dengan naik motor mei=uncur ke rumah pak Purwant ke Blotonga. Dalam hati semoga Pak Purwanto ada di rumah. Dari kejauhan ampailan kami melihat rumah Pak Purwanto terbuka. Alkhamdulillah ada di rumah. Lalu saya memberi salam dan masukkan saya. Lalu menyampaikan kenapa saya terlambat membayar ariasan. Saya ceritakan ke pak Purwanto. Kalau tadi pagi sampai siang besan. Dan sewaktu besan hp ketinggalan di mobil. Pak Purwanto memakluminya. . Pak punya angan-angan paling saya pergi ke luar kota sehingga belum bayar arisa. . Akhirnya saya membayar arisan lama empat dan arisan baru lima. jumlah Rp 900.000,00. Saya ikut arisan ini punya tujuan bisa sedikit menabung. Alkhamdulillah
Begitu selesai saya bercbincang-bingang sebentar dan ada pesan dari beliau besok hari Rabu tanggal 9 Juni kami diundang ke rumah pak Purwanto dalam rangka persiapan pernikahan mab Zindy puranya Pak Purwanto. Alkhamdulillah kami dipercaya untuk membantu pernikahannya. pada pukul 19.00/. Saya matur sekalaian sholat isa: dulu. Dan pak Purwanto mengjinkan.
Akhirnya saya pulang ke rumah cuci tangan. Membuka laptop menbuka kegiatan webinar NGOPI SEKSI = Ngobrol Pintar Seputar Kebijakan Edukasi tentang Nasib / Kesengsaraan Guru Dengan Pandemi. Yang Tiada Kunjung Berakhir.. Karena jam webinar dimulai dari pukul 14.30 - 17.00 WIB. Alkhamdulillah masih bisa mengikuti sampai pukul selesai. Walaupun pada pukul 16.10 WIB saya mandi dan berangkat pwrtemuan PKK RT bayar membayar dapat tbungan terus pulang. Karena masih pandemi.
Menjelang magrib saya melaksanakan sholat magrib . Dan setelah melaksanakan sholat maghrib mau baca Al Quran. Sebelum membuka saya menuju ke kamar. untuk mengoleskan kaki yang terasa agak sakit karena salah duduk sewaktu di mobil tadi. Dan kurebahkan badan di tempat tidur. Ehh tak terasa aku tertidur. .
Salam bloger Indonesia
Rifatun Salatiga

Komentar
Posting Komentar